
This study examines how humanized branding influences customer loyalty in the digital era by investigating the roles of brand personality, empathic communication, and emotional connection. Grounded in Relationship Marketing, the research analyzes whether emotional connection functions as a key relational mechanism linking brand humanization to loyalty outcomes. A quantitative explanatory design was employed using survey data collected from 195 Indonesian digital consumers who had interacted with brands through online platforms and made at least one online purchase within the previous six months. The data were analyzed using SmartPLS and the PLS-SEM approach. The findings reveal that brand personality has a positive and significant effect on emotional connection, but does not directly influence customer loyalty. In contrast, empathic communication positively affects both emotional connection and customer loyalty. Emotional connection itself exerts a strong positive influence on customer loyalty. Mediation analysis further demonstrates that emotional connection fully mediates the relationship between brand personality and customer loyalty, while partially mediating the effect of empathic communication on customer loyalty. These findings suggest that in digital markets, symbolic brand distinctiveness alone is insufficient to secure loyalty unless it generates meaningful affective attachment. The study contributes to contemporary branding literature by demonstrating that emotional connection serves as the principal mechanism through which brand humanization translates into loyalty. For practitioners, the findings underscore the importance of combining distinctive brand identity with emotionally responsive communication to strengthen long-term customer relationships.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Digital Financial Literacy, Tax Knowledge, dan Human Capital Readiness terhadap Strategic Digital Business Decision pada UMKM di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan melibatkan 157 pelaku UMKM yang dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital Financial Literacy dan Tax Knowledge tidak berpengaruh signifikan terhadap Strategic Digital Business Decision. Sebaliknya, Human Capital Readiness berpengaruh positif dan signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia merupakan faktor utama dalam mendukung pengambilan keputusan bisnis digital yang strategis pada UMKM.
Kesejahteraan karyawan merupakan isu yang sensitif yang sedang di hadapi dunia bisnis, adanya peubahan tingkat kelayakan hidup serta peningkatan regulasi pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh kecerdasan emosional dan pengembangan karir terhadap kesejahteraan keryawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Indomaret di Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner tertutup baik secara offline maupun online yang disebarkan kepada karyawan Indomaret di Bekasi yang berjumlah 100 orang di seluruh Bekasi. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modelinng (SEM) PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan pengembangan karir berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, secara langsung dan kecerdasan emosional serta pengembangan karir memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kesejahteraan karyawan. Sedangkan kecerdasan emosional dan pengembanga karir memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesejahteraan karyawan melalui kepuasan kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan kecerdasan emosional yang baik dan menghasilkan kepuasan kerja untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengelola bisnis, khisusnya dalam mengembangkan kebijakan manajerial maupun yang adaptif.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode komunikasi promosi terhadap minat dan keputusan pembelian skincare lokal di kalangan mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Megarezky, Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode komunikasi promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, minat beli berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dan metode komunikasi promosi berpengaruh terhadap keputusan pembelian baik secara langsung maupun melalui minat beli sebagai variabel mediasi parsial. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi komunikasi promosi yang kredibel dan informatif dalam membentuk minat serta mendorong keputusan pembelian produk skincare lokal pada segmen konsumen muda yang kritis.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan digital marketing sebagai strategi pemasaran pada UMKM produk minuman kopi Kedai X di Kota Makassar serta mengidentifikasi dampaknya terhadap peningkatan visibilitas merek dan penjualan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah pemilik usaha, karyawan, dan konsumen Kedai X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial, marketplace, dan konten promosi digital mampu memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan interaksi dengan konsumen. Selain itu, penggunaan strategi konten visual dan promosi berbasis tren terbukti efektif dalam membangun citra merek yang lebih kuat. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia dan konsistensi pengelolaan konten. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa digital marketing merupakan strategi yang relevan dan potensial untuk meningkatkan daya saing UMKM di era digital.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan utang dan pertumbuhan penjualan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor perdagangan, jasa dan investasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel. Populasi dalam penelitian ini mempergunakan perusahaan sektor perdagangan, jasa dan investasi sub-sektor perdagangan eceran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Proses pemilihan sampel melalui metode purposive sampling, sehingga diperoleh sejumlah 40 data observasi dari 8 perusahaan yang terpilih sebagai sampel sesuai dengan kriteria penelitian dengan periode 5 tahun. Pembiayaan utang dalam penelitian ini diukur melalui tiga indikator utama, yaitu utang jangka pendek (Short Term Debt/STD), utang jangka panjang (Long Term Debt/LTD), dan utang dagang (Trade Credit/TC). Selain itu, penelitian ini juga mengikutsertakan variabel pertumbuhan penjualan sebagai variabel independen tambahan diukur menggunakan rasio penjualan t dikurang penjualan t-1 dibagi penjualan t-1. Kinerja keuangan perusahaan diukur menggunakan rasio Return On Assets (ROA) sebagai indikator profitabilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel utang jangka pendek, utang jangka panjang dan utang dagang tidak memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan, sedangkan pertumbuhan penjualan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan.
This study aims to examine the effect of Good Corporate Governance (GCG) and Biodiversity Accounting on the performance of companies in the energy and mining sectors. This study examines the adoption of green accounting as a mediator between GCG, biodiversity accounting, and company performance. The results showed that GCG and Biodiversity accounting, supported by the adoption of Green accounting, improved company performance. This study uses SEM-PLS to develop specific indicators for latent variables, based on 250 financial statements and sustainability performance. These findings have important implications for companies, governments, and stakeholders in supporting sustainability through the application of GCG principles and green technology. Further Research could extend this review to other sectors and explore the long-term impact of adopting environmentally friendly technologies on company performance.
Keberlangsungan organisasi sosial menghadapi tantangan kompleks berupa dinamika regulasi, rendahnya partisipasi anggota, dan keterbatasan tata kelola. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh budaya organisasi dan lingkup kerja terhadap keberlangsungan organisasi sosial dengan gaya kepemimpinan transformasional sebagai variabel intervening pada Perkumpulan Paricara Usada Indonesia (PPUIN). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 59 pengurus PPUIN tingkat pusat dan daerah. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan lingkup kerja berpengaruh signifikan terhadap kepemimpinan transformasional serta secara langsung berpengaruh terhadap keberlangsungan organisasi sosial. Selain itu, kepemimpinan transformasional terbukti memediasi pengaruh budaya organisasi dan lingkup kerja terhadap keberlangsungan organisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan budaya organisasi kolaboratif, kejelasan lingkup kerja, dan kepemimpinan transformasional dalam menjaga keberlanjutan organisasi sosial.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana berbagai faktor perusahaan mempengaruhi likuiditas bank umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) selama periode 2020 hingga 2024. Dalam penelitian ini, terdapat sampel yang terdiri dari 36 bank dengan total 180 pengamatan tahunan. Faktor-faktor yang dianalisis mencakup rasio kecukupan modal, rasio total kredit terhadap total aset, tingkat kredit bermasalah, return on assets (ROA), margin bunga bersih, dan rasio simpanan. Metode yang digunakan untuk analisis adalah regresi data panel dengan model fixed-effect melalui software Eviews 9. 0. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa TLTAR memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap likuiditas, sedangkan NPL juga berpengaruh negatif yang kuat terhadap likuiditas bank. Sebaliknya, ROA memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap likuiditas, sedangkan IRM juga menunjukkan pengaruh positif pada tingkat signifikansi 10 persen. Sementara itu, CAR dan Rasio Deposito tidak menunjukkan dampak yang berarti terhadap likuiditas. Temuan ini menunjukkan bahwa keuntungan dan mutu aset memiliki peranan yang lebih besar dalam menentukan posisi likuiditas dibandingkan dengan modal atau dana dari luar. Penelitian ini memiliki makna yang penting bagi pengelolaan bank dan investor terkait peningkatan manajemen risiko likuiditas di industri perbankan Indonesia.
This study examines the effects of Social Media Marketing Content and Peer Influence on the purchase intention of rice bowl consumers in Makassar, with Attitude toward Advertising as a mediating variable. Using a quantitative approach, data were collected from 150 Gen Z respondents through questionnaires and analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The study aims to explain how visually engaging content and social interaction influence consumer attitudes and purchasing decisions in a highly competitive culinary market. The findings provide practical insights for MSMEs in designing socially responsive digital marketing strategies.
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran disiplin kerja dalam memediasi pengaruh motivasi kerja dan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 97 karyawan Departemen Cutting PT Bridgestone Tire Indonesia Bekasi yang dipilih melalui simple random sampling. Data dianalisis menggunakan metode Structural Partial Least Squares (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja, sedangkan program K3 tidak berpengaruh signifikan. Disiplin kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, disiplin kerja memediasi secara marginal signifikan hubungan antara motivasi kerja dan kinerja karyawan, namun tidak memediasi hubungan antara program K3 dan kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan motivasi dan disiplin kerja sebagai strategi utama dalam meningkatkan kinerja karyawan di sektor industri manufaktur.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas interaksi streamer dan kredibilitas streamer terhadap keterlibatan pelanggan, serta dampaknya pada kecenderungan pembelian impulsif dalam konteks live-streaming commerce. Sebanyak 216 responden Generasi Z berpartisipasi dalam survei online yang didistribusikan. Pengujian data dilakukan menggunakan Partial Least Squares (PLS) untuk menganalisis hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas interaksi streamer berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan pelanggan (β = 0.254, p < 0.001). Kredibilitas streamer juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan pelanggan (β = 0.375, p < 0.001). Selain itu, keterlibatan pelanggan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecenderungan pembelian impulsif (β = 0.453, p < 0.001). Temuan ini menegaskan bahwa interaksi yang berkualitas, kredibilitas yang kuat, dan keterlibatan pelanggan yang tinggi merupakan faktor penting dalam mendorong perilaku pembelian impulsif pada platform live streaming. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan streamer, peningkatan kualitas konten interaktif, serta penguatan strategi pemasaran berbasis engagement untuk mengoptimalkan konversi penjualan dalam live-streaming commerce
The purpose of this study is to examine the impact of non-performing loans, loan-to-deposit ratio, operating cost-to-operating income, and net interest margin on the share prices of traditional financial institutions listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2020–2024. A quantitative methodology was used, drawing on secondary data from the market capitalization-based financial statements of the top ten banks. The sample was selected through purposive sampling, and the data were analyzed using multiple linear regression. The results show that, simultaneously, non-performing loans, loan-to-deposit ratio, operating cost-to-operating income, and net interest margin have a statistically significant influence on banking stock prices. However, when assessed individually, only the BOPO variable exhibits a substantial and adverse effect. This indicates that higher operational inefficiency tends to reduce investor interest and negatively impact stock valuation in the banking sector. In contrast, the NPL, LDR, and NIM variables, although aligned with theoretical expectations, did not demonstrate statistically significant effects within the model. The coefficient of determination (R²) is 0.240, indicating that approximately 24% of the variation in stock prices can be explained by the four independent variables, while the remaining 76% may be attributed to other external or internal factors not accounted for in the model. These findings underscore the critical role of operational efficiency as reflected by the BOPO ratio, particularly during periods of economic uncertainty such as the post-pandemic era. The study provides valuable insights for investors, banking managers, and policymakers in making informed strategic financial decisions based on fundamental performance indicators.
Consumer choices are never as rational as textbooks claim—they are tangled in culture, swayed by peers, and constrained by the price tag. This study investigates the determinants of purchase decisions in the context of young Papuan entrepreneurs in Jayapura City, focusing on the roles of cultural influence, social influence, and price affordability. A quantitative survey was conducted with 174 respondents who had made at least one purchase in recent months, and the data were analyzed using descriptive statistics, classical assumption tests, and multiple linear regression. Validity was assessed through Pearson correlations, while reliability was confirmed using Cronbach’s Alpha. The results demonstrate that price affordability is the strongest predictor of purchase decisions, while cultural belonging and social trust also exert significant effects. The overall regression model was statistically significant (F = 66.233, p < .001), confirming that consumer behavior is shaped jointly by cultural identity, social dynamics, and economic considerations. These findings advance the understanding of consumer behavior by showing that purchasing is not merely an individual economic act but a collective, context-dependent process rooted in identity, trust, and affordability. The study carries practical and policy implications: entrepreneurs should embed cultural identity and community values in branding and product development, while policymakers can strengthen youth-led ventures through targeted support, subsidies, and digital engagement initiatives to expand market reach.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bantuan sosial tunai tpada masyarakat miskin serta menganalisis faktor penghambat penyaluran BST di Kabupaten Intan Jaya Provinsi Papua Tengah. Informan penelitian ini sebanyak 7 orang penyalur/staff Dinas Sosial dan masyarakat penerima bantuan. Metode analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini menggunakan indikator evaluasi kebijakan. Data yang digunakan adalah data primer dengan melakukan observasi dan wawancara langsung kepada pegawai dan masyarakat di Kabupaten Intan Jaya Provinsi Papua Tengah. Hasil dari penelitian ini adalah 1)Penyaluran BST hendaknya memenuhi standar efektifitas, kecukupan, pemerataan, responsif dan ketepatan, 2) Faktor penghambat penyaluran BST di Kabupaten Intan Jaya adalah sulitnya medan dan lokasi yang terpencil serta pendidikan masyarakat yang rendah sehingga menyulitkan kerjasama dalam penyaluran bantuan.
This study aims to examine both partially and simultaneously the effect of operating cost budgets and revenue budgets on the financial performance of financial service companies in the banking sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021–2024 period. The population of this study consists of 47 banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange. A quantitative research method was employed, using purposive sampling to select 11 companies, resulting in a total of 44 observations. Data were collected from annual reports and audited financial statements published by banking sector financial service companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The data analysis technique used was multiple linear regression, processed using IBM SPSS version 30. The results indicate that the operating cost budget plan has no partial effect on financial performance, while the revenue budget plan has a partial effect on financial performance. However, the operating cost budget plan and the revenue budget plan simultaneously have a significant effect on the financial performance of financial service companies in the banking sector listed on the Indonesia Stock Exchange.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Lingkungan Kerja, Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Karyawan dimediasi Kepuasan Kerja. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif sumber data primer melalui penyebaran kuesioner terhadap 86 karyawan operasional marketing PT Bank Central Asia Tbk Kantor Cabang Makassar sebagai responden. Untuk mengukur pengaruh langsung variabel Lingkungan Kerja, Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia terhadap kinerja karyawan dan pengaruhnya apabila dimediasi oleh variabel kepuasan kerja dengan menggunakan alat analisis jalur Struktural Equation Model-PLS. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Lingkungan Kerja, Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan akan tetapi variable kepuasan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, dan secara parsial variabel Lingkungan Kerja, Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Sedangkan hasil penelitian pengaruh tidak langsung variabel Lingkungan Kerja, Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia terhadap kinerja karyawan yang dimediasi kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan
Introduction: The culinary business in Makassar has grown significantly, with numerous cafes and restaurants emerging across the city. However, many newly established culinary businesses fail to sustain operations in the long term. Long-standing establishments tend to retain loyal customers and maintain business continuity. This aims to investigate the factors influencing customer loyalty by focusing on two independent variables brand authenticity and perceived service value with brand attachment serving as a mediating variable. Methods: A quantitative research method was applied, using a structured questionnaire distributed online to customers who have visited cafes or restaurants in Makassar that have operated for more than ten years. The minimum sample size was determined using Lemeshow’s formula, with at least 96 respondents targeted. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS) via SmartPLS software. Results: Preliminary expectations based on the conceptual framework suggest that brand authenticity and perceived service value both have a significant direct and indirect effect (through brand attachment) on customer loyalty. The full statistical results will further determine the strength and significance of these relationships. Conclusion and suggestion: The findings of this study indicate that customer loyalty in long-standing culinary businesses is significantly influenced by brand authenticity and perceived service value, both directly and through brand attachment.Business owners are encouraged to maintain brand consistency and deliver service experiences that create emotional and functional value to sustain long-term customer relationships.
The advancement of digital technology has reshaped consumer behavior, especially through e-commerce platforms. Indonesia, with its large number of internet users, shows rapid growth in online shopping, particularly for fashion products. This study analyzes the effect of Online Customer Reviews (OCR) on Purchase Decision, with Perceived Service Quality (PSQ) as a mediating variable, using the Stimulus-Organism-Response (S-O-R) framework. Data were collected from 268 active Shopee users in Makassar who had purchased fashion items in the last three months. Analysis using WarpPLS 8.0 revealed that OCR significantly affects both Purchase Decision and PSQ. However, PSQ did not mediate the relationship between OCR and Purchase Decision. The findings suggest that consumer reviews play a direct role in shaping purchase decisions. Therefore, sellers on Shopee are encouraged to promote review activity from customers to improve trust and drive future sales.
Firm Value digunakan oleh para calon investor sebagai indikator untuk menilai tingkat keberhasilan kinerja perusahaan saat ini dan proyeksi peluang di masa yang akan datang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel mikroekonomi dan makroekonomi terhadap Firm Value. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor processed foods yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia tahun 2014 sampai dengan 2022 dengan total jumlah observasi sebanyak 108 data dari 12 perusahaan yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling. Data yang diolah melalui aplikasi STATA 17 dengan menggunakan metode penelitian regresi data panel pada pengujian variabel independen secara parsial dan moderated regression analysis (MRA) pada pengujian peran variabel moderasi menunjukkan bahwa Profitability berpengaruh positif dan signifikan terhadap Firm Value, Intellectual Capital berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Firm Value, Business Risk dan Firm Size tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Firm Value. Sedangkan variabel makroekonomi yang terdiri dari Gold Price, Exchange Rate dan Petroleum Price, secara parsial tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Firm Value dan sebagai variabel moderasi tidak mampu memoderasi untuk memperkuat ataupun memperlemah pengaruh antara hubungan variabel mikroekonomi terhadap Firm Value. Penelitian ini memiliki implikasi manajerial yang penting untuk diperhatikan dan digarisbawahi bahwa Profitability dan Intellectual Capital memiliki kaitan yang erat terhadap minat investasi di perusahaan sektor processed foods.