• 学术搜索
  • 科研智能体
    • Research Labs
    • AI 阅读
    • AI 文库
    • 深度研究
    • 学者亮点
  • 学术资源
    • AI2000
    • 期刊/会议
    • 学者库
    • 学术API
    • 溯源树
    • 数据集
  • 知识沉淀
    • 学术空间
订阅小程序
旧版功能
aminer vip
开通会员低至0.73元/天
一次搞定AI科研
立即登录
  • English
  • 联系方式
    Jurnal Kajian Seni

    Jurnal Kajian Seni

    JournalISSN 2356-296XeISSN 2356-3001

    年发文量

    研究主题

    论文(169)

    排序
    1MEMBACA KUNTAU MUSI RAWAS SEBAGAI PRAKTIK SENI DAN KESADARAN EKOLOGIS
    Evan Sapentri, Trusti Warni

    Krisis ekologis di Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan, tidak hanya menimbulkan degradasi lingkungan, tetapi juga berpeluang mengancam keberlangsungan seni tradisi lokal seperti kuntau. Artikel ini berupaya membaca kuntau musi rawas dalam perspektif eco art untuk menelaah bagaimana seni bela diri tradisional ini berfungsi sebagai praktik seni dan kesadaran ekologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap tiga belas pe-kuntau di delapan kecamatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ritual kuntau yang melibatkan unsur alam, seperti hutan, sungai, tumbuhan, dan fauna merepresentasikan relasi ekologis masyarakat Musi Rawas. Namun, deforestasi, pencemaran sungai, dan hilangnya habitat satwa berpotensi mendeterminasi eksistensi kuntau, mengikis makna kosmologisnya, dan menimbulkan krisis regenerasi. Dalam konteks eco art, kuntau dipahami sebagai praktik yang meneguhkan hubungan spiritual dan ekologis antara manusia dan alam. Revitalisasi kuntau melalui pendidikan budaya, kelembagaan seni, dan kolaborasi lintas sektor menjadi strategi penting untuk melestarikan kuntau di tengah krisis ekologis yang kian akut.

    2026
    引用
    AI阅读
    加入学术空间
    2TRANSFORMATION OF ‘MOOIE INDIË’ VISUAL DISCOURSE THROUGH RADEN SALEH’S PAINTING ‘MERAPI, ERUPTION BY DAY’
    Dionisius Krisnambudi,Sri Kusumo Habsari, Eva Farhah

    This study examines the transformation of the “beautiful Indies” (mooie Indië) visual discourse through Raden Saleh’s painting “Merapi, Eruption by Day”. The “beautiful Indies” style celebrated an idealized vision of the Dutch East Indies, raising questions about the influence of late-romantic European on Indigenous artists such as Raden Saleh. The research employs a qualitative and interpretive design grounded in Pierre Bourdieu’s theory of structuration. This framework enables a deconstruction of colonial aesthetic orders and the dynamics of symbolic power embedded in the ‘mooie Indië’ tradition. Methodologically, the study integrates heuristic and source criticism to contextualize colonial discourse, and montage analysis to reinterpret art elements of Raden Saleh’s painting, thereby exposing tensions between colonial ideology and artistic agency. Findings reveal that “Merapi, Eruption by Day” both appropriates and subverts the ‘mooie Indië’ aesthetic. Through the lens of Pierre Bourdieu, the painting demonstrates how Raden Saleh’s artistic practice can negotiates structures of domination while asserting symbolic capital for the colonized subject. At the same time, the Mount Merapi motif embodies the romantic sublime, destabilizing orientalist expectations of harmony and exotic natural beauty. Raden Saleh’s work thus transforms the colonial discourse of “the beautiful Indies” into a site of symbolic struggle, where visual strategies articulate resistance and intellectual agency within the colonial field of power.

    2026
    引用
    AI阅读
    加入学术空间
    3PERAN ELEMEN DESAIN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN (STUDI PADA CONCORDIA LOUNGE BANDAR UDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI BALI)
    Nisriina Salmannida, Prasetyo Wahyudie

    Sebagai pusat pariwisata utama di Indonesia, Bali tidak hanya menjadi destinasi wisata tetapi juga merupakan titik transit penting untuk berbagai kegiatan regional, nasional, maupun internasional. Oleh karena itu, dengan adanya perkembangan ini, transportasi udara menjadi pilihan utama bagi banyak orang karena efisiensi waktu dan kenyamanan yang ditawarkannya. Dari perspektif ini, ruang tunggu eksekutif bandara berperan sebagai pilihan yang nyaman bagi penumpang yang menunggu keberangkatan, didukung oleh fasilitas yang dibuat untuk memberikan kenyamanan dan kepuasan kepada pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran elemen desain terhadap kepuasan pelanggan di Concordia Lounge, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana elemen desain interior, termasuk warna, pencahayaan, tata letak, dan elemen budaya lokal, mempengaruhi pengalaman dan kepuasan pengguna lounge. Metode penelitian melibatkan wawancara mendalam dengan dua narasumber untuk memperoleh perspektif tentang suasana lounge, kenyamanan, dan kesan desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain yang cermat dan integrasi elemen budaya Bali secara signifikan berkontribusi terhadap kepuasan pengguna. Kata kunci: Elemen Interior, Kepuasan Pelanggan, Lounge

    2026
    引用
    AI阅读
    加入学术空间
    4VIETNAMESE NATIONAL COSTUMES IN INTERNATIONAL BEAUTY PAGEANTS: SYMBOLS OF HERITAGE AND CULTURAL IDENTITY
    Oanh Thi Trach Tram

    This article examines Vietnamese national costumes in international beauty pageants as collaborative creative achievements through which designers and contestants jointly communicate cultural heritage and national identity to global audiences. Drawing on a qualitative descriptive approach with visual analysis, the study surveys Vietnamese national costume design at three major international competitions - Miss Universe, Miss World, and Miss Grand International - between 2014 and 2024, and examines four outstanding designs in depth: “Ngu Phung Te Phi” (2018), “Ken Em” (2020), “Chieu Ca Mau” (2022), and “Vu Khuc Thien Long” (2023). These four cases were selected to represent a range of cultural referents, design approaches, and forms of international recognition, all sharing a common thread: each is built on the ao dai as a foundational form, extended through specific Vietnamese cultural symbols and living craft traditions. Analysis finds that successful Vietnamese national costume designs consistently demonstrate three interlocking principles: deep grounding in identifiable Vietnamese cultural symbols; technical mastery that elevates traditional craft to contemporary design; and communicative clarity that makes cultural meaning legible to diverse international audiences. The findings affirm that Vietnamese national costume design is a sustained field of cultural creativity in which innovation and tradition mutually reinforce one another

    2026
    引用
    AI阅读
    加入学术空间
    5PERFORMATIVITAS GENDER SENI CROSS GENDER SINDEN LANANG DINA LAURA SANGGAR GUYUBING BUDAYA KOTA BLITAR
    Venella Yayank Hera Anggia

    Sinden secara umum dikonsepsikan sebagai penyanyi solo perempuan. Namun, konsep ini dipatahkan oleh adanya fenomena cross gender sinden lanang pada Sanggar Gubyubing Budaya Kota Blitar. Pelakunya adalah Udin dengan nama panggung Dina Laura yang memperlihatkan bahwa gagasan gender dan jenis kelamin tidak harus biner. Tujuan dari penelitian ini berupaya mengkaji kesenian cross gender sinden lanang melalui sudut pandang performativitas gender untuk mengetahui bagaimana pelaku sinden lanang melakukan transformasi dan rekonstruksi bineritas gender feminin-maskulin melalui performativitas gendernya di dalam pertunjukan. Penelitian ini berupa penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan etnografi feminis. Penggalian datanya dengan cara triangulasi yang dianalisis menggunakan teori performativitas gender Judith Butler. Hasil penelitiannya ditemukan bahwa melalui pertunjukan cross gender sinden lanang, Udin berusaha menunjukkan bahwa transformasi gender feminin-maskulin dapat dilakukan dengan mudah. Terutama ditempuh dengan penanda permukaan tubuh, seperti make up, suara, perilaku dan pakaian. Ini menunjukkan bahwa gender sebenarnya adalah sesuatu yang dinamis dan dapat berubah-ubah melalui tindakan pengulangan. Maka dari itu, sinden lanang menjadi salah satu bentuk rekonstruksi atas bineritas gender.

    2026
    引用
    AI阅读
    加入学术空间
    立即登录,查看全部 169 篇论文

    高被引作者

    作者引用发文
    Eli Irawati231
    G.R. Lono Lastoro Simatupang109
    Dede Pramayoza62
    Royke B. Koapaha53
    Indra Bulan41
    Hariana Hariana42
    Sugeng Nugroho41
    Dani Nur Saputra41
    Danissa Dyah Oktaviani41
    Ni Made Arsiniwati32

    高产作者

    作者引用发文
    G.R. Lono Lastoro Simatupang109
    T. Haryono14
    Michael HB Raditya33
    Wiwik Sushartami03
    Royke B. Koapaha53
    Sal Murgiyanto33
    I Gede Arya Sugiartha33
    Aton Rustandi Mulyana03
    Vissia Ita Yulianto02
    Figur Rahman Fuad12

    相关期刊

    No data
    No data