
Digital transformation in public services requires mobile applications that provide not only functional services but also effective and user-friendly interfaces. The Air Duasudara Mobile application, developed by Perumda Air Minum Duasudara Kota Bitung, still faces several issues related to visual design and layout design, including low typography readability, unclear icons, confusing navigation, inconsistent interface elements, and ineffective information arrangement. This study aims to analyze these issues and redesign the user interface to improve usability and user experience. The research employed the Design Thinking method consisting of five stages: empathize, define, ideate, prototype, and testing. Data were collected through observations, interviews with PDAM staff and application users, and questionnaires. The redesign process resulted in a high-fidelity prototype developed using Figma with a more structured, consistent, and user-centered interface. The proposed design was evaluated through usability testing using Maze and user experience assessment using the User Experience Questionnaire (UEQ). The usability testing results involving 21 respondents showed high task completion rates across major features, while the UEQ evaluation achieved Excellent ratings in five dimensions and Good in one dimension. The findings indicate that the application of Design Thinking effectively improved the visual design and layout design of the Air Duasudara Mobile application, resulting in better usability and a more positive user experience.
This research implements a Long Short-Term Memory (LSTM) algorithm to predict temperature patterns as part of an IoT-based monitoring system designed to mitigate fire risks. The dataset is collected from ESP32-based sensors that record temperature and timestamp data. The LSTM model was trained using normalized temperature data, with five-step ahead predictions. Preprocessing included combining date and time into a datetime index, followed by scaling and reshaping data for supervised learning. The model architecture consists of a single LSTM layer and a dense output layer. The prediction results show a low Mean Squared Error (MSE), indicating the LSTM model is effective for early detection of potential fire hazards. This work contributes to real-time risk mitigation by improving the predictive accuracy in IoT environments.
Menentukan lokasi umkm yang tepat merupakan langkah penting yang sangat memengaruhi keberhasilan umkm. Lokasi yang strategis dapat meningkatkan peluang keuntungan, sedangkan lokasi yang kurang tepat justru bisa menjadi hambatan dalam perkembangan umkm. Untuk itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan sebuah sistem pendukung keputusan (SPK) berbasis web yang dapat membantu pengguna dalam memilih lokasi umkm yang paling sesuai. Sistem ini menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW), yaitu metode yang bekerja dengan memberikan bobot pada setiap kriteria yang dianggap penting, lalu menjumlahkan nilai dari tiap alternatif untuk menghasilkan rekomendasi terbaik. Beberapa kriteria yang digunakan antara lain adalah aksesibilitas, potensi pasar, tingkat persaingan, dan keamanan. Data untuk setiap kriteria diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku dan calon pelaku umkm, yang kemudian divalidasi dan diuji kualitasnya. Hasil akhir dari sistem ini berupa rekomendasi peringkat lokasi umkm berdasarkan nilai tertinggi yang diperoleh. Diharapkan sistem ini dapat membantu pengguna membuat keputusan yang lebih terarah dan berbasis data, khususnya dalam menentukan lokasi umkm yang optimal.
This study aims to apply the Simplex Method to optimize production levels and maximize profits in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Ogan Komering Ulu Regency. The research was conducted to address common challenges faced by MSMEs, such as limited raw materials, labor hours, and production costs, which often result in inefficient resource allocation. The Simplex Method, a mathematical optimization technique used in linear programming, was utilized to determine the optimal number of products to be produced under given constraints. Data were collected through field observations, structured interviews, and production records of selected MSMEs. The analysis revealed that applying the Simplex Method enabled business owners to increase production efficiency by up to 20% while maintaining the same level of resource usage. The study concludes that the Simplex Method can serve as an effective decision-making tool for MSMEs to optimize their production planning, reduce waste, and enhance profitability.
An ad hoc network is a collection of wireless mobile host forming a temporary network without the aid of any established infrastructure or centralized administration that has dynamic topologies characteristics. Every node in network can be act as a host and router forwarding the packet to the other node. That’s why needed routing protocol. Ad hoc network Qos (Quality of service) is affected by routing protocol works. With dynamic topology as the basic of this network made a problem at routing. This happened because the topology easily change with higher mobility will cause more computation at every node for storage, memory consume, CPU processing, and power consume. TORA (Temporally Ordered Routing Algorithm) is one of ad hoc routing protocol which has multiple route so the data packet can be send through the different path from the source to the destination. It has good performance when higher mobility and the network become large. This research simulates and analyze the effect of TORA to route the data packet with performance parameter throughput, delay, packet delivery ratio and route overhead. The result show that Throughput and Packet Delivery Ratio (PDR) increase when the mount of node bigger when using TORA protocol. The biggest throughput is got by CBR traffic rather than Exponential and Pareto traffic when speed become high (5 m/s, 20 m/s). The biggest Packet Delivery Ratio (PDR) got by Exponential traffic rather than two other types.
Pemerintah Kota Baturaja memiliki Dinas Kesehatan yang menjalankan program kesehatan secara lengkap. Ketika prasarana dan sarana pelayanan kesehatan masyarakat dimodernisasi, bermunculanlah puskesmas. Terdapat 13 puskesmas di seluruh Kota Baturaja. Namun, saat ini terdapat beberapa situasi di mana masyarakat tidak mengetahui keberadaan puskesmas dalam situasi kritis, seperti terjatuh dari motor, atau keadaan darurat lainnya. Membuat dan mengembangkan data proyek lokasi kesehatan terdekat. Dengan memanfaatkan Koordinat lokasi layanan kesehatan dapat diakses menggunakan Google Maps API. lokasi layanan dapat diperoleh dengan lebih mudah. ??Aplikasi ini memungkinkan masyarakat mengetahui lokasi fasilitas kesehatan terdekat, lengkap dengan informasi alamat dan kontak yang dapat dihubungi. Sistem ini dikembangkan dengan menggunakan model Waterfall, yang meliputi tahapan analisis, perancangan, perancangan, pengkodean, implementasi dan pengujian. Sistem informasi peta geografis puskesmas ini dirancang untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Baturaja, membantu mereka menemukan puskesmas terdekat dengan cepat, sehingga dapat mendukung penanganan keadaan darurat yang lebih efektif.
QRIS merupakan standar sistem pembayaran digital yang semakin banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Meskipun adopsinya terus meningkat, belum banyak kajian yang secara spesifik menilai tingkat usability dari perspektif pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman pengguna dan tingkat usability QRIS menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Penelitian dilakukan melalui penyebaran kuesioner SUS yang terdiri dari sepuluh pernyataan menggunakan skala Likert 1–5 kepada pengguna aktif QRIS. Data yang diperoleh kemudian dihitung untuk mendapatkan nilai SUS serta diinterpretasikan melalui grade scale, acceptability range, dan adjective ratings guna mengetahui tingkat kelayakan penggunaan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS memperoleh skor SUS sebesar 52,0, yang termasuk dalam kategori Acceptable namun berada pada tingkat penerimaan yang rendah. Meskipun grade scale menunjukkan nilai pada kategori F, penilaian pengguna melalui adjective ratings menempatkan QRIS pada kategori “OK”. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengguna masih dapat menerima dan menggunakan QRIS dengan cukup baik, namun pengalaman yang dirasakan belum sepenuhnya optimal. Beberapa faktor yang mempengaruhi skor ini meliputi ketergantungan pada kualitas jaringan, ketidakkonsistenan antarmuka aplikasi, serta efektivitas dan efisiensi penggunaan yang belum maksimal. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa QRIS memiliki tingkat usability yang masih perlu ditingkatkan. Pengembang aplikasi disarankan untuk memperbaiki desain antarmuka, meningkatkan performa sistem, dan memperkuat stabilitas transaksi guna mencapai pengalaman pengguna yang lebih baik.
Indonesia has rich biodiversity, including various types of herbal plants commonly used in traditional medicine. However, manual identification and classification of herbal leaves remain challenging due to similarities in shape, color, and texture between species. This study aims to develop an automatic classification system for herbal leaf types using the Convolutional Neural Network (CNN) method with the AlexNet architecture. The dataset used in this research was obtained from a public Kaggle repository and consists of ten classes of herbal leaves, namely guava, curry, basil, turmeric, mint, papaya, betel, soursop, aloe vera, and green tea. Image preprocessing includes resizing to 224×224 pixels, normalization, and data augmentation to improve model generalization. The model was trained and tested using an 80:20 data split with several experimental configurations. The best performance was achieved at a learning rate of 0.0001, batch size of 32, and 25 epochs, resulting in a training accuracy of 88.25% and a testing accuracy of 73.50%. These results show that AlexNet can effectively extract visual features from herbal leaf images and perform accurate classification. This study demonstrates that CNN-based classification is an efficient approach for recognizing herbal plants automatically.
Integrasi Knowledge Management System (KMS) dalam dunia pendidikan kini menjadi strategi penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran serta memperkuat kerja sama antar guru. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan KMS terhadap efektivitas pembelajaran dan kolaborasi guru di Sekolah Menengah Atas (SMA). Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data diperoleh melalui kuesioner skala Likert lima poin yang dibagikan kepada guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi KMS berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pembelajaran (β = 0,52; p < 0,01) serta kolaborasi guru (β = 0,36; p < 0,05). Efektivitas pembelajaran juga berpengaruh positif terhadap kolaborasi guru (β = 0,41; p < 0,01). Selain itu, terdapat pengaruh tidak langsung penerapan KMS terhadap kolaborasi melalui efektivitas pembelajaran sebagai variabel mediasi (β = 0,21; p < 0,05). Temuan ini menegaskan peran ganda KMS: meningkatkan efektivitas pengajaran sekaligus mendorong terbentuknya budaya kolaboratif di sekolah. Penelitian ini memperluas kajian literatur KMS di pendidikan menengah dan memberi rekomendasi praktis bagi sekolah dalam mengoptimalkan strategi digital untuk berbagi pengetahuan, kolaborasi, dan inovasi pembelajaran.
The Regional Indonesian Broadcasting Commission (KPID) of South Sumatra is responsible for supervising and ensuring that local television broadcasts comply with applicable broadcasting regulations. However, the monitoring process, which is still conducted manually, results in limitations in effectiveness and efficiency. Therefore, this study aims to design and develop a local television broadcast monitoring application to help KPID South Sumatra carry out its supervision more optimally. The application is built using web-based technology that enables real-time monitoring and more systematic violation recording. The development method used is the Software Development Life Cycle (SDLC) Waterfall model, which includes the stages of analysis, design, implementation, testing, and maintenance. The results of this study indicate that the developed application can improve accuracy and efficiency in the local television broadcast monitoring process, as well as facilitate violation reporting. With this system, KPID South Sumatra can perform its supervisory duties more effectively and transparently.
Tujuan penelitian ini untuk memprediksi penggunaan obat harian di RSUD Pratama Kerang menggunakan metode Regresi Linier Berganda. Prediksi ini penting untuk menghindari kekurangan atau kelebihan stok yang dapat berdampak pada layanan farmasi dan operasional rumah sakit. Data yang digunakan berasal dari pencatatan digital apotek selama satu tahun, mencakup informasi harian penggunaan obat, hari dalam minggu, status promosi, musim (bulan), dan jumlah stok. Analisis dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Python dengan pustaka pendukung seperti Pandas, Statsmodels, dan Scikit-learn. Evaluasi model dilakukan melalui uji asumsi klasik serta uji statistik seperti uji F, uji t, dan koefisien determinasi (R²). Hasil menunjukkan bahwa variabel seperti hari dalam minggu, ketersediaan stok, dan promosi berpengaruh signifikan terhadap jumlah penggunaan obat harian. Model yang dibangun mampu menghasilkan prediksi yang akurat dan dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu perencanaan stok obat di rumah sakit. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan statistik dapat meningkatkan manajemen rantai pasok farmasi secara efektif.
The rapid advancement of network technology compels organizations to adopt efficient and scalable networking solutions to support business digitalization processes. This study aims to analyze and compare two major network technologies—Multi-Protocol Label Switching (MPLS) and Software-Defined WAN (SD-WAN)—as network solutions to optimize network performance. The research methodology involves literature review, network simulation, and performance analysis based on parameters such as latency, throughput, reliability, and implementation cost. The results indicate that MPLS offers high reliability and consistent performance, while SD-WAN provides greater flexibility, scalability, and cost efficiency. A combination of both technologies may serve as an optimal solution to support digital business transformation, particularly in addressing complex and dynamic networking challenges. This study is expected to serve as a reference for organizations in selecting the most suitable networking solution for their business needs.
Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong pertumbuhan portal berita online sebagai sumber utama informasi masyarakat. Dalam konteks ini, tingkat kepuasan pengguna menjadi faktor kunci dalam menentukan loyalitas dan keberlanjutan portal berita. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kepuasan pengguna portal berita Headline Media menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS), yang meliputi lima dimensi utama: konten, akurasi, format, kemudahan penggunaan, dan ketepatan waktu. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei kepada 100 responden yang dipilih secara acak. Data dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif dan regresi linier berganda untuk mengidentifikasi pengaruh signifikan setiap dimensi terhadap kepuasan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel konten, akurasi, dan format memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna, sedangkan kemudahan penggunaan dan ketepatan waktu tidak memberikan pengaruh signifikan. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengelola portal berita untuk meningkatkan kualitas layanan dengan fokus pada dimensi yang paling memengaruhi kepuasan pengguna.
Knowledge sharing activities among high school teachers still face several challenges, such as the lack of collaborative platforms, undocumented knowledge, and insufficient technological support aligned with their daily teaching practices. This study aims to design a collaborative-based Knowledge Management System (KMS) that enhances knowledge sharing among teachers by integrating with a widely used learning platform, namely Google Classroom. The research uses a system design approach consisting of user needs analysis, functional design (use case diagram), and user interface visualization (wireframe UI). The result is a system design featuring four main components: knowledge uploading, discussion forums, content repository, and interactive dashboard—all integrated with teachers’ Google accounts. The system is designed to be user-friendly, contextually relevant, and to strengthen the culture of collaboration in knowledge management. Expert validation indicates that the design is feasible for further development, with recommendations to improve content moderation and user contribution management. This study concludes that a collaborative KMS integrated with Google Classroom holds strong potential as an innovative solution to strengthen the teacher knowledge ecosystem in secondary schools. Further implementation and pilot testing are recommended for future research stages.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh terbatasnya informasi tentang lokasi kos-kosan di Baturaja, yang sering kali menyebabkan pelajar atau pekerja baru pindah ke wilayah tersebut kesulitan mendapatkan tempat kos yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sebuah aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web untuk memetakan kos-kosan di sekitar wilayah Baturaja, sehingga memudahkan pengguna, terutama pelajar, dalam mencari kos-kos yang sesuai dengan preferensi seperti harga, fasilitas, dan jarak dari tempat kuliah atau kerja. Sistem ini dirancang untuk menyediakan informasi yang lengkap dan interaktif tentang lokasi kos, mencakup harga, fasilitas, kontak pemilik, serta ukuran kamar. Dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG), sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mempermudah pencarian kos di Baturaja.
The rapid development of information technology requires companies to optimize their IT systems and infrastructure. PT. PUSRI Palembang is one company that realizes the importance of repairing and maintaining computers effectively and efficiently. Therefore, the web-based computer damage repair application application is designed to simplify the process of applying for computer damage repairs at PT. PUSRI Palembang. In making this application, the system development method used is the waterfall method. The stages carried out include needs analysis, system design, implementation, testing and maintenance. This application was designed using the PHP programming language and MySQL database. This application allows users to submit computer damage repair requests online. Users can fill out a submission form which consists of information about the type of damage, description of the damage, and location of the damage. After the user submits a request, IT technicians will receive a notification and can follow up on the request. Additionally, users can also track the status of their repair requests through this app. Apart from that, this application can also increase efficiency and effectiveness in computer maintenance at PT. PUSRI Palembang.
Absrak Distribusi kekayaan dalam ekonomi mikro islam merujuk pada cara pembagian dan penyebaran kekayaan di antara individu dan kelompok dalam masyarakat, dengan tujuan mencapai keadilan sosial dan kesejahteraan umum. Dalam pandangan Islam, distribusi kekayaan tidak hanya dipandang sebagai masalah efisiensi ekonomi, tetapi juga sebagai kewajiban moral dan sosial yang harus dilaksanakan dengan prinsip-prinsip keadilan, keseimbangan, dan pemerataan. Prinsip utama dalam distribusi kekayaan Islam adalah keadilan sosial, di mana setiap individu memiliki hak untuk memperoleh kekayaan sesuai dengan kontribusinya dalam perekonomian, sekaligus menjaga keseimbangan dengan memperhatikan kebutuhan mereka yang kurang mampu. Instrumen utama untuk redistribusi kekayaan dalam ekonomi Islam mencakup zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Zakat, sebagai kewajiban yang harus dilaksanakan oleh individu yang memiliki kekayaan tertentu, bertujuan untuk mengurangi kesenjangan antara kaya dan miskin. Sementara itu, infak dan sedekah berfungsi sebagai sumbangan sukarela yang dapat memperluas jangkauan pemerataan kekayaan. Melalui redistribusi kekayaan ini, ekonomi Islam bertujuan menciptakan masyarakat yang lebih adil, sejahtera, dan bebas dari ketimpangan sosial yang tajam. Dengan demikian, distribusi kekayaan dalam ekonomi mikro Islam bukan hanya sekedar mekanisme ekonomi, tetapi juga sarana untuk mencapai tujuan sosial dan spiritual yang lebih tinggi, yaitu kesejahteraan bersama dan solidaritas sosial. Kata Kunci: Distribusi Kekayaan, Ekonomi Mikro Islam, Keadilan Sosial, Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf.
Pendidikan anak usia dini membutuhkan pendekatan yang adaptif terhadap karakteristik individu anak. Metode Montessori, yang menekankan kemandirian, eksplorasi sensorik, dan pembelajaran berbasis pengalaman, telah terbukti efektif secara holistik, namun implementasinya perlu disesuaikan dengan profil masing-masing anak. Penelitian ini mengembangkan sistem rekomendasi berbasis Case-Based Reasoning (CBR) untuk menentukan pendekatan Montessori yang paling sesuai. Sistem memanfaatkan basis kasus historis yang mencakup atribut seperti usia, minat sensorik, tingkat kemandirian, dan fokus belajar. Melalui perhitungan angka similaritas, sistem merekomendasikan model pembelajaran Montessori seperti Practical Situation, Reading & Writing, Initial Sensory, dan Arithmetic. Evaluasi menggunakan metode Confusion Matrix yang menunjukkan angka akurasi mencapai 86,7%. Hasil ini mengindikasikan efektivitas metode CBR dalam mendukung pengambilan keputusan pendidikan Montessori yang lebih personal dan berbasis data.
The study aims to create an application system that can be used to calculate the amount of depreciation of company assets using the double declining balance method based on Android. The methods used in this study are planning, analysis and application program creation. This Android application is created using the React Native language. The application system created is used to enter user identities, create inventory databases, create customer databases and calculate depreciation using the double declining balance method. The application system developed is designed to facilitate communication between users. The results of the study are an application system with several menus, namely the user identity menu, a menu for creating a list of company assets, a menu for adding company assets and a menu for calculating depreciation. This application was then tested using ISO 25010 to determine whether this software is suitable for use or not. The application system developed can be used to calculate asset depreciation easily, quickly and practically as seen from the results of the questionnaire used with an average result of 79.68%.