Manado State University (UNIMA) is a public university in North Sulawesi on a hill in Tonsaru Tataaran Tondano, Minahasa Regency, North Sulawesi, Indonesia. The university was established on September 22, 1955. It is led by Prof. Dr. Deitje A. Katuuk, M.Pd..
Penelitian ini menganalisis implementasi basis data dalam pengolahan data penjualan pada Toko Cinspeed Store yang menjual alat dan bahan motor. Metode tradisional sering menimbulkan masalah seperti risiko data hilang, inkonsistensi, dan duplikasi, yang menghambat kecepatan layanan dan akurasi laporan keuangan. Basis data hadir sebagai solusi fundamental karena kemampuannya menyimpan data secara terpusat, terstruktur, dan terorganisasi, memungkinkan pengolahan data penjualan yang lebih sistematis. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan bahwa basis data dirancang dengan empat entitas utama yang saling berelasi: Barang, Penjualan, Pelanggan, dan Pegawai, untuk menjaga konsistensi dan menghindari duplikasi informasi. Implementasi ini berhasil mengatasi keterbatasan metode manual. Sistem terkomputerisasi ini memudahkan pemilik toko memantau tren penjualan harian dan melacak ketersediaan stok secara real-time. Informasi yang akurat ini kemudian menjadi dasar strategis dalam pengambilan keputusan, seperti pengendalian stok dan evaluasi penjualan. Kesimpulannya, basis data adalah komponen esensial yang meningkatkan akurasi dan efisiensi pengelolaan data penjualan harian.
Background/problems: Biodiesel from animal fats is vulnerable to metal-catalyzed oxidation that degrades fuel quality because of the unsaturated fatty acid content. This study investigates the oxidative stability and physicochemical changes of chicken fat and its biodiesel upon FeCl₃-catalyzed oxidation. Methods: Chicken fat was transesterified to produce biodiesel; chicken fat (CF) and chicken-fat biodiesel (CF-BD) were then subjected to an FeCl₃ oxidative condition. Acid value (AV), iodine value (IV), peroxide value (PV), kinematic viscosity at 40 °C, and density were determined using standard titrimetric and physical methods; FTIR assessed spectral changes. ANOVA compared group means. Findings: Oxidation significantly increased AV and PV for both matrices, with a marked PV rise in CF-BD (6.17 ± 0.29 to 88.17 ± 5.35 meq/kg), and decreased IV (CF-BD 84.3 ± 4.51 to 48.7 ± 4.32 g I₂/100 g). Viscosity and density increased modestly. Visually, CF-BD shifted from clear yellow-green to brown and turbid with sediment, consistent with polymer formation and methyl-ester degradation. FTIR showed attenuation/shift of ester carbonyl and aliphatic bands. Conclusion: FeCl₃-induced oxidation measurably deteriorates CF-BD quality, breaching key limits in ASTM/SNI for acid value and viscosity. Impact: Results underscore the need to control trace metals and apply antioxidant/metal-deactivator strategies in storage and distribution, and validate the FeCl₃ assay as a practical accelerated-degradation model for stability and additive screening.
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning) untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di kelas IX SMP Negeri Karimbow. Dua puluh siswa dengan standar penguasaan minimal 75 berpartisipasi dalam penelitian tindakan kelas yang dilakukan menggunakan kerangka siklus Kemmis dan McTaggart. Pada setiap tingkat intervensi, hasilnya menunjukkan tren peningkatan yang stabil dan terukur. Pada pengukuran pertama (pre-test), skor rata-rata adalah 51 dengan tingkat penguasaan hanya 25%. Kemudian meningkat menjadi 72,25 dengan penguasaan 50% selama implementasi Siklus I, dan pada Siklus II, mencapai 83,75 dengan penguasaan klasik penuh 100%. Kumpulan data ini menawarkan bukti empiris bahwa penerapan model PBL sangat mempercepat peningkatan hasil belajar TIK sekaligus mendorong pertumbuhan kapasitas siswa untuk berpikir kritis, kerja tim, dan pemecahan masalah yang metodis.
Naskah monolog Balada Sumarah karya Tentrem Lestari, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1999 dan direvisi pada tahun 2004, mengangkat tema dendam serta menggambarkan ketidakadilan yang dialami perempuan melalui diskriminasi, kekerasan, dan marginalisasi tokoh Sumarah. Oleh karena itu, naskah ini relevan dikaji dalam pembelajaran sastra di SMA untuk menumbuhkan kesadaran kritis siswa terhadap isu gender dan keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk ketidakadilan gender yang ditampilkan dalam naskah monolog Balada Sumarah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis), dengan sumber data berupa naskah monolog Balada Sumarah karya Tentrem Lestari. Proses analisis meliputi kegiatan membaca, mencatat data, membaca ulang, mengklasifikasikan, mendiskusikan, menyajikan data, serta menarik kesimpulan. Kerangka teori yang digunakan adalah feminisme Geofe, yang memandang feminisme sebagai gerakan terorganisasi untuk memperjuangkan hak dan kepentingan perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakadilan gender dialami tokoh Sumarah dalam berbagai bentuk, yaitu marginalisasi, subordinasi, stereotip negatif, kekerasan fisik dan psikis, pelecehan, serta beban kerja berlebihan tanpa upah. Tokoh Sumarah digambarkan sebagai sosok perempuan yang kompleks, menjadi korban peristiwa sejarah besar, namun tetap menunjukkan keteguhan dan kekuatan. Implikasi penelitian ini dalam pembelajaran sastra pada Kurikulum Merdeka adalah menumbuhkan kesadaran siswa terhadap isu sosial, khususnya kekerasan terhadap perempuan dan anak akibat budaya patriarki, serta mendorong siswa untuk menghormati hak asasi manusia dan menolak segala bentuk kekerasan dan objektifikasi terhadap perempuan.