
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis Menganalisis penjadwalan proyek Rehabilitasi Jalan RA. Kartini, Kendari Sulawesi Tenggara, dengan Metode PERT (Program Evaluation and Review Technigue). Sampel yang digunakan sebanyak 4 orang yang terlibat dalam proyek dan analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan desain alur kerja (network planning). Hasil penelitian diperoleh bahwa Penjadwalan proyek Rehabilitasi Jalan RA. Kartini, Kendari Sulawesi Tenggara, dengan Metode PERT (Program Evaluation and Review Technigue) membantu dalam mempercepat pelaksanaan dengan menghemat waktu kerja sampai 12 hari kerja. Hal ini dilihat dari penjadwalan tanpa menggunakan metode PERT pada pekerjaan Rehabilitasi Jalan RA. Kartini – Kendari, Sulawesi Tenggara menghasilkan waktu pelaksanaan proyek selama 120 hari dan menggunakan metode PERT selama 108 hari. Jika melihat perbandingan jadwal menggunakan metode PERT selama 108 hari kerja dengan jadwal existing proyek yaitu selama 120 hari kerja, pada pekerjaan Rehabilitasi Jalan RA. Kartini – Kendari, Sulawesi Tenggara , maka jadwal rencana menggunakan PERT jauh lebih cepat daripada realisasi pelaksanaan proyek. Kemungkinan (probability) proyek selesai pada target yang diinginkan TD= 120 hari adalah sebesar 74,22%. Kata Kunci: Penjadwalan Proyek, Metode PERT
Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Kepulauan merupakan wilayah yang memiliki potensi ekonomi yang cukup besar. Namun, masih terdapat kendala dalam proses pendistribusian logistik, seperti masih rendahnya efisiensi dan efektivitas dalam pengiriman barang dan material. Oleh karena itu, diperlukan analisis yang mendalam untuk mengetahui kondisi pergerakan logistic, peramalan angkutan barang dalam 5 tahun kedepan dan memberikan rekomendasi untuk upaya penanganan terhadap kendala dalam memasok ketersediaan logistik di wilayah wilayah tersebut. Pendekatan penelitian ini dilakukan dengan melihat fenomena angkutan logistik pada wilayah Kabupaten Konawe Kepulauan, melalui Pola Pergerakan Angkutan Logistik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kausal (causal). Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa: Faktor yang berpengaruh dalam perndistribusian logistik rute Kendari-Langara adalah biaya pengiriman, waktu pengiriman dan keamanan pengiriman, untuk Kapal Feri faktor biaya, waktu dan keamanan pengiriman berpengaruh secara simultan sedangkan faktor waktu pengiriman memiliki pengaruh parsial terhadap pendistribusian logistik, untuk JNE Langara faktor biaya, waktu dan keamanan pengiriman berpengaruh secara simultan sedangkan faktor biaya pengiriman memiliki pengaruh parsial terhadap pendistribusian logistik dan untuk Kantor Pos Langara faktor biaya, waktu dan keamanan pengiriman tidak berpengaruh secara simultan sedangkan faktor waktu pengiriman memiliki pengaruh parsial terhadap pendistribusian logistik, Peramalan angkutan barang dalam 5 tahun kedepan yaitu 2024 terdapat 6.404 ton, tahun 2025 terdapat 7.973 ton, tahun 2026 terdapat 9.926 ton, tahun 2027 terdapat 12.358, pada tahun 2027 terdapat 12.358, dan pada tahun 2028 terdapat 15.388 ton dan Upaya penanganan terhadap kendala dalam memasok ketersediaan logistik di wilayah Konawe Kepulauan dalam hal Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu dengan meningkatkan sarana dan prasarana serta fasilitas dasar pelayaran. Jasa perusahan logistik disarankan untuk mempermurah biaya pengiriman agar masyarakat tidak terbebani dengan biaya pengiriman yang mahal sehingga pendistribusian logistik Kendari-Langara dapat berjalan dengan lancar. Kata Kunci : Pergerakan Logistik, Angkutan Logisitk, Geometrik.
Ruang Terbuka Hijau papalimba menjadi salah satu solusi untuk peningkatan kualitas lingkungan hidup serta menjadi penunjang kenyamanan pada area kota Kendari, Tetapi masih ada faktor yang mengganggu kenyaman seperti masih ditemukan sampah-sampah yang berserahkan yang membuat aroma bau disekitar taman, serta di masih belum terdapat tumbuhan pelindung yang berfungsi untuk melindungi sinar matahari. tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kenyamanan ruang terbuka hijau Papalimba Kota Kendari. penelitian dilakukan dengan metode thermal humadity index dan persepsi masyarakat. parameter thermal humadity index adalah suhu dan kelembaban. parameter persepsi masyarakat yaitu sirkulasi, iklim, aroma, bentuk, keamanan, kebersihan, dan keindahan dengan analisa data mengguanakan deskriptif kuantitatif. penelitian ini dilakukan di salah satu RTH yang berada di kota kendari yaitu RTH Papalimba. Hasil dari penelitian tingkat kenyamanan RTH Papalimba, didapatkan hasil seluruh zona pada area taman RTH papalimba termasuk dalam kategori tidak nyaman yang nilai 29,70°C, 29,10°C, 29,94°C, dan 29,61°C yang termasuk ke dalam kategori tidak nyaman. Hasil persentase tingkat kenyamanan dari total 8 parameter didapatkan hasil sebesar 68,4%. Persentase tingkat kenyaman an didapatkan melalui persentase pada masing-masing faktor yang mempengaruhi tingkat kenyamanan, Nilai persentase tersebut termasuk ke dalam kategori cukup nyaman yang menunjukan bahwa masyarakat masih dapat menerima tingkat kenyamanan pada taman RTH Papalimba. Kata kunci: RTH, tingkat kenyamanan, thermal humidity index, Persepsi Masyarakat
Air bersih merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia dalam berbagai aspek. Pemenuhan kebutuhan air bersih sangat penting, baik dalam kebutuhan domestik dan non domestik. Desa Labungga merupakan salah satu desa di Kabupaten Konawe Utara yang mengalami kekurangan persediaan air. Secara administrasi desa Labungga memiliki 3 dusun yang dimana memiliki tingkat pertumbuhan dan kepadatan penduduk dari tahun ketahun cukup tinggi, sementara masyarakat mengandalkan sumber air bersih melalui mata air dengan sistem gaya gravitasi. Hal ini dikarenakan kebutuhan air tidak tersalurkan secara keselurahan pada masyarakat desa Labungga, sehingga air yang seharusnya dapat peroleh setiap hari, harus tertunda dan masyarakat tidak bisa memenuhi kebutuhan air bersih secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya debit aliran pada mata air desa Labungga. Selain itu penelitian ini juga bertujuan Menganalisis kebutuhan air bersih desa Labungga hingga tahun 2033 dengan melakukan real demand survey kebutuhan air bersih menggunakan metode proyeksi jumlah penduduk dan untuk menganalisis perpipaan distibusi jaringan air bersih menggunakan aplikasi EPANET 2.0. Berdasarkan hasil analisa data, debit mata air desa Labungga adalah sebesar 10,489 ltr/dtk, untuk real demand survey kebutuhan air bersih tahun 2023 yaitu 0,605 ltr/dtk, tahun 2028 yaitu 0,721 ltr/dtk dan tahun 2033 yaitu 0,867 ltr/dtk ,dan hasil pengolahan dengan aplikasi EPANET 2.0. Kecepatan aliran (Velocty) terbesar terdapat pada pipa 1 yaitu 0,68 m/s dan terendah berada pada pipa 5 dan 6 yaitu 0,17 m/s.Kehilangan energi (Unit Headloss) terbesar berada pada pipa 1 yaitu 3,52 m/km dan terendah berada pada pipa 6 yaitu 0,33 m/km.Tekanan (Pressure) terbesar terdapat terdapat pada node 6 yaitu 68,41 m sedangkan terkecil terdapat pada node 1 yaitu 43,76 m. Kata kunci : Debit, Kebutuhan air bersih, Distribusi air bersih, EPANET 2.0.
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja Eksisiting Pelabuhan nambo/lawele dan menyusun strategi pengembangan Pelabuhan Nambo sebagai simpul utama pendistribusian aspal buton. Metode penelitian dilakukan dengan mengevaluasi data kondisi ekisting Pelabuhan (kondisi topografi, kondisi hidrometri, hidroecanografi), kemudian melakukan analisis kinerja Pelayanan Pelabuhan sesuai dengan Keputusan Dirjen Perhubungan Laut Nomor : UM.002/38/18/DJPL-11 tanggal 15 Desember 2011 dan Peraturan Dirjen Hubla No. HK103/2/2/DJPL/-17 tentang Pedoman Perhitungan Kinerja Pelayanan Operasional Pelabuhan yang match dengan data produktivitas selama 5 (lima) tahun terakhir dan proyeksi produktivitas 20 tahun kedepan. Kemudian perumusan strategi dilakukan dengan analisis SWOT. Dari hasil penelitian diperoleh kinerja eksisting pelayanan Pelabuhan Nambo dengan indikator waktu pelayanan tambat, pelayanan bongkat-muat di dermaga, dan utilisasi fasilitas Pelabuhan dalam kategori baik dan memenuhi standar kinerja yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan. Namun dari hasil proyeksi produktivitas 20 (dua puluh) tahun ke depan, kinerja fasilitas eksisting dalam kategori kurang baik. Dari hasil analisis SWOT diperoleh Pelabuhan nambo berada di kuadran I berarti pelabuhan mempunyai peluang dan kekuatan dan strategi pengembangan yang dilakukan adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif atau growth oriented strategy dengan memanfaatkan peluang yang ada serta kekuatan internal yang dimiliki mencoba meminimalisir kelemahan, menggunakan tingkat kekuatan sebagai modal utama, serta menekan kelemahan yang akan berpotensi akan mengurangi kekuatan dan menghilangkan ancaman yang ada. Kata Kunci : Pelabuhan, Kinerja, Strategi
Building Information Modeling(BIM)is being widely employed in the construction industry,particularly in the design stage. However,most research and practices mainly consider the function of BIM in aiding in design,and seldom consider the integration of BIM and design process,particularly in design-build collaboration. To do so,this research analyses the shortcoming of traditional building design and the advantages of BIM for building design,presents the BIM-aided design mode from the design-build perspective,and establishes the BIM-aided design processes for different design stages and the organization of BIM model files. This may benefit the extensive application of BIM in the design of design-build building projects.
为了预防施工现场安全事故,利用机器视觉技术和目标检测算法,研究施工现场安全隐患识别问题.通过施工现场拍照和网络爬虫等方式,收集施工现场常见安全隐患图像,形成各类别安全隐患数据集;分析各安全隐患的特征因素和发生原因,有针对性地选取主流目标算法并进行适应性调整以实现安全隐患的自动识别;以施工现场配电箱的不安全状态为例进行识别实验,使用 YOLOv5 等主流目标算法实现了对施工现场安全隐患的高效识别.研究表明:基于高质量预处理数据集并针对具体安全隐患特征进行算法选择和适应性调整,目标检测算法能够较好地实现对施工现场复杂安全隐患的高效识别.
为解决建筑废弃物产量激增与治理紧迫问题,以专利数据为基础,应用LDA模型可视化呈现技术主题;构建云模型-组合赋权的建筑废弃物资源化技术成熟度评价模型,应用云模型综合评价企业技术成熟度等级,并以深圳某企业为例进行实证分析,验证了模型的可行性与合理性.结果表明:组合赋权法计算的结果更稳定,降低了评价主观性;影响企业技术发展的关键因素是经济与人才.研究结果可为其他企业提升自身技术水平提供一定理论依据.基于技术创新视角,为建筑废弃物资源化行业提供发展策略与建议.
近年来表见代理在建筑行业内时常发生,不仅给企业带来了较大的经济损失还损害了公司名誉.有必要分析建筑企业表见代理风险的影响因素,并在此基础上提出表见代理风险的防范措施.通过案例研究和专家访谈,识别了建筑企业表见代理风险的 18个影响因素.进而,利用集成决策实验室分析法(DEMATEL)和解释结构模型(ISM)分析各因素间的作用关系及路径.研究结果将有助于建筑企业管理人员理解表见代理风险的影响因素与影响路径,并为防范表见代理风险提供参考建议.
情绪智力对工程项目绩效的影响已得到学术界广泛认同,但目前研究仅从个人层面或团队层面分析了二者的关系,缺少从项目各利益相关者间跨团队视角解答情绪智力影响工程项目绩效的作用机理.基于情绪智力理论,引入知识共享和快速信任作为中介变量,项目复杂性作为调节变量,构建以项目各利益相关者间跨团队情绪智力为自变量、工程项目绩效为因变量的链式中介模型,对来自建筑企业利益相关者单位的 649份样本进行实证分析.结果表明,团队情绪智力对工程项目绩效显著正相关;知识共享在团队情绪智力与工程项目绩效间的独立中介作用显著,快速信任在两者间的独立中介作用不显著,但快速信任和知识共享的链式中介作用显著;项目复杂性负向调节团队情绪智力与快速信任间的关系.
在安置房项目中 EPC工程总承包模式成为主流的背景下,针对限额条件下的项目成本控制问题,从设计管理角度出发提出项目成本控制在设计阶段的有效应对策略.从设计与采购、设计与商务、设计与施工等多方面融合提出设计管理要点,在规划方案阶段、初步设计阶段、施工图设计阶段等设计过程中提出成本控制的设计管理要点.以西安某安置房 EPC项目为例,有针对性地提出了设计全过程中各专业成本控制的设计管理要点及措施,论证设计管理对安置房 EPC项目成本控制的重要性,为安置房EPC项目的设计管理与成本控制提供对策.
基于天眼查和建设通的数据,从专利、工程荣誉、软件著作权三个方面,计算建筑业企业科技创新能力指数,对2022 年我国建筑业企业科技创新能力进行评价分析.重点剖析了建筑业企业专利指数、科技创新荣誉指数、软件著作权指数和科技创新能力指数排在前 100位企业的地区分布和企业所有制分布.
EPC总承包商的机会主义行为是影响EPC项目管理绩效的重要原因,有效识别EPC总承包商机会主义行为的形成因素对EPC模式的推行实施与健康发展具有重要意义.通过文献和理论分析,构建EPC模式下总承包商机会主义行为形成因素理论框架,基于对有关专家的访谈文本,使用扎根理论构建EPC总承包商机会主义行为形成因素的分析模型.结果表明:EPC总承包商机会主义行为的形成因素主要包括4个方面,项目监管机制、总承包商因素、总承包商与业主间项目合作机制和建筑行业因素,并从业主、行业市场和政府方面分别提出治理策略.
为探索合理促进房地产开发企业参与绿色建筑认证、推动绿色建筑发展,将前景理论与演化博弈结合,构建了地方政府与房地产开发企业之间的演化博弈模型,分析了演化稳定路径及关键参数对演化路径的影响,并通过数值仿真实验.结果表明,地方政府、房地产开发企业的决策行为会受到对方的决策影响;补贴、税收优惠等政策能够促进绿色建筑认证的推广,但补贴、税收优惠过低达不到预期效果;政府加大对企业坚持传统生产造成环境恶化的处罚也会推动绿色建筑认证的推广;政府公信力提升、企业竞争力加强也会提高实施绿色建筑认证的感知收益,有助于策略组合向理想状态演化.
工程项目中的零和博弈冲突对工程项目团队及工程项目造成负面影响.冲突当事方应着力于自我解决冲突.立足于工程实践建立了一个零和博弈冲突模型,根据冲突双方的行为取向分析得出双方共有 4 种不同的行为取向组合及其支付矩阵.采用演化博弈理论分析了双方的均衡策略,并对均衡策略做了稳定性分析.结果表明,来自外部的惩罚和道德优势方的要价对道德劣势方的稳定均衡策略有较大影响.数值分析结果表明,当针对道德优势方的惩罚越大,道德优势方越快达到稳定均衡策略.其他因素不变,当对道德劣势方惩罚越大且大于另一方要价,道德劣势方均衡策略向同意合理补偿方案演化;当对道德劣势方惩罚越小且小于另一方要价时,道德劣势方均衡策略向提出不合理补偿方案演化.
为促进对外设计咨询高质量发展,对 2022年ENR发布的国际工程设计企业 225强榜单数据进行统计分析,从行业发展的角度剖析国际工程设计市场的业务结构,同时运用生态位理论,对我国国际工程设计企业在国际市场的主要竞争对手、优势领域、内部竞争状况进行测度.结果显示:除电力外,我国设计企业在国际市场的各个业务领域均未能占据一定的市场份额,竞争力较弱,且在优势领域存在高强度内部竞争.基于此,提出优化业务结构提高核心竞争力、加快国际并购与合作、推进企业数字化转型等对策建议.
为了总结政策经验、提高政策针对性,通过动态主题模型,将 2009-2022 年内 3702 条BIM相关政策,创新性地分为BIM强相关政策与BIM弱相关政策,并在时间、空间、主题维度上进行了立体分析.结果表明,两类政策在主题上主要由人才培养、应用示范围绕推广发展展开,BIM弱相关政策还侧重行业层面的改革与未来发展;在时间上BIM强相关政策逐渐多元化并全面发展,BIM 弱相关政策稳定性和连续性较高;在地区上两类政策整体上呈现局部尝试、中央引导、自东南向西北逐渐完善的形势,但BIM强相关政策仍存在地区差异.建议促进各地区协同发展、深入与企业联系、强化多部门合作.
为保证利用 REITs 融资的交通基础设施项目顺利进行,实现对交通基础设施 REITs 项目的动态分析与管理,利用文献研究法、德尔菲法识别风险因素,结合实际情况筛选出 20 个评价指标建立风险指标评价体系;采用层次分析法、熵权法确定指标综合权重;引入集对分析理论中的五元联系数法,建立交通基础设施REITs风险评价模型;利用偏联系数对风险发展趋势进行分析.选取具有代表性的高速公路REITs项目进行实证分析,证实了风险评价模型的可靠性与适用性.该模型使风险动、静评价结合,为交通基础设施REITs风险评价提供参考,为发行交通基础设施REITs产品提供新方向.
Construction project managers are under high level of job stress today because of the characteristics of contemporary construction projects, such as large investment, tight project schedule, high requirements and significant influence on the society and public. Different types of construction project managers have been under different job stressors. Based on literature review, this paper adopts questionnaire survey and interview methods to identify the job stressors experienced by Chinese construction project managers and analyze the differences of various construction project managers’ job stressors. The results indicate that there is no significant difference in job stressors for construction project managers with different genders. Significant differences exist in the career-development job stressors of construction project managers with different ages. In addition, there are significant differences in the job stressors of the organizational structure of construction project managers in different organizations. The research results can provide reference for the job stress management of construction project managers in the Chinese construction industry.
在区域经济韧性的基础上,提出建筑业经济韧性内涵,构建建筑业经济韧性评价模型,对中国 31省市的建筑业经济韧性进行评价.研究发现,建筑业的经济基础、技术进步、社会要素与发展能力等权重占比较高,而生态治理与基础生产条件所占比重较小.建筑业经济韧性呈现出从东部地区向西部内陆地区递减的分布特征,各地区应结合当地的实际情况,制定出适合于自身的建筑业经济韧性的提升策略.