
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh, likuiditas, profitabilitas, ukuran perusahaan, pertumbuhan aset, struktur aset, dan risiko bisnis, terhadap struktur modal. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia yang go public. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan periode penelitian tahun 2014 sampai dengan 2016. Data yang diolah sebanyak 232 perusahaan. Teknik pengujian data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Aset, Risiko Bisnis tidak berpengaruh terhadap struktur modal, Likuiditas dalam penelitian ini berpengaruh negatif terhadap struktur modal, sedangkan Struktur Aset berpengaruh positif terhadap struktur modal.
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Return On Equity, Net Interest Margin, Loan to Deposit Ratio dan Non Performing Loan terhadap Capital Adequacy Ratio pada perusahaan Bank Umum yang telah go public di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan purposive sampling dan memperoleh sample size 110 perusahan bank umum konvensional di Indonesia yang terdaftar di Bank Indonesia pada tahun 2012 sampai 2016. Pengujian hipotesis ini mnggunakan uji – t dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Return On Equity berpengaruh negatif dan signifikan, Net Interest Margin berpengaruh positif dan signifikan, Loan to Deposit Ratio berpengaruh negatif dan tidak signifikan, dan Non Performing Loan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Capital Adequacy Ratio. Kata Kunci : Return On Equity, Net Interest Margin, Loan to Deposit Ratio, Non performing Loan dan Capital Adequacy Ratio.
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penyaluran kredit pada BPR Konvensional di Provinsi Bali periode triwulan-IV (Desember 2016). Variabel dependen dalam penelitian ini adalah penyaluran kredit, sedangkan variabel independen dalam penelitian ini adalah DPK (Dana Pihak Ketiga), CAR (Capital Adequacy Ratio), ROA (Return On Assets), dan NPL (Non Performing Loan). Jenis penelitian adalah data cross section, data yang digunakan adalah data sekunder dari OJK yaitu Laporan Publikasi BPR Konvensional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling sehingga dari 137 BPR Konvensional diperoleh sebanyak 130 BPR Konvensional. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan metode OLS dan diolah dengan program SPSS 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa DPK dan ROA berpengaruh positif signifikan terhadap penyaluran kredit. Sedangkan CAR berpengaruh negatif signifikan terhadap penyaluran kredit, dan NPL secara negatif tidak berpengaruh terhadap penyaluran kredit. Kata kunci: penyaluran kredit, Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR), Return On Assets (ROA), Non Performing Loan (NPL).
ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk meneliti pengaruh rasio likuiditas, leverage, operating capacity, profitabilitas dan sales growth terhadap financial distress. Penelitian ini diadakan di perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2013-2016. Jumlah sampel yang terpilih adalah sejumlah 260 amatan yang ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi yang dikumpulkan melalui situs BEI dan Pojok BEI-Unisbank Stikubank (Unisbank). Teknik analisis yang digunakan yaitu regresi logistik. Hasil analisis dari penelitian ini menyatakan bahwa rasio leverage, operating capacity, dan profitabilitas mampu mempengaruhi financial distress, sedangkan rasio likuiditas dan sales growth tidak mampu mempengaruhi financial distress. Kata Kunci : Likuiditas, Leverage, Operating Capacity, Profitabilitas, Sales Growth, Financial Distress
Setiap perusahaan membutuhkan informasi keuangan yang diperoleh dari laporan keuangan. Informasi keuangan yang disajikan harus sesuai dengan keadaan riil dan bersifat relevan sehingga memberikan manfaat bagi penerima informasi. Informasi keuangan memuat data-data keuangan yang tersaji secara deskripsi tentang kondisi keuangan perusahaan, informasi tersebut termuat dalam laporan keuangan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek indonesia periode tahun 2012-2016. Sampel dalam penelitian ini adalah 22 perusahaan. Alat analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan Variabel kepemilikan institusional berpengaruh positif signifikan terhadap integritas laporan keuangan. Kepemilikan manajerial berpengaruh positif signifikan terhadap integritas laporan keuangan. Komisaris independen tidak berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan. Komite audit berpengaruh signifikan terhadap integritas laporan keuangan dengan arah koefisien negatif. Pergantian auditor berpengaruh positif signifikan terhadap integritas laporan keuangan. Ukuran KAP berpengaruh signifikan terhadap integritas laporan keuangan dengan arah koefisien negatif.