Sengketa agraria masih kerap terjadi sebagai konsekuensi dari tumpang tindih klaim kepemilikan tanah, kelemahan sistem pendaftaran tanah, dan belum adanya pengakuan terhadap hak komunal masyarakat. Badan Pertanahan Nasional (BPN) merupakan lembaga yang secara khsusus dibentuk untuk mengurai persoalan pertanahan yang ada di Indonesia dengan harapan masyarakat memiliki kepastian hukum dan kekuatan hukum atas tanah yang dimiliki sehingga tidak menimbulkan persoalan baru dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini menganalisis peran normatif Badan Pertahanan Nasional (BPN) dalam penyelesaian konflik lahan di Indonesia, dengan fokus pada sengketa lahan di Kotabaru, Lampung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, studi kasus, dan pendekatan konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa BPN memiliki peran sentral namun terbatas dalam penyelesaian konflik lahan, terutama karena kendala administratif dan belum terintegrasinya kerangka hukum yang ada. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan, harmonisasi regulasi, serta integrasi pendekatan berbasis masyarakat guna mendorong penyelesaian konflik agraria yang inklusif dan berkeadilan.
Di era digital yang berkembang pesat, website berita online seperti Media Merdeka menjadi sarana penting untuk menyediakan informasi yang relevan dan cepat. Kelurahan sukadanham, yang berada di kecamatan tanjung karang barat, kota Bandar lampung merupakan salah satu kelurahan yang memerlukan akses informasi yang relevan dan cepat guna mendapatkan update berita terbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan informasi pada website Media Merdeka oleh masyarakat Kelurahan Sukadanaham, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara dan observasi, penelitian ini mengeksplorasi keinginan, kebutuhan, dan kepuasan pengguna terhadap informasi yang disajikan pada website Media Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website Media Merdeka efektif dalam memenuhi kebutuhan informasi masyarakat melalui berita informasi yang akurat, mudah diakses, dan relevan, meskipun beberapa topik kurang mendalam. Interaksi dua arah melalui kritik dan saran mendukung hubungan konstruktif antara media dan pengguna. Pengguna memanfaatkan pesan informasi yang tersedia dengan cara yang beragam, namun dengan konteks yang sama yakni mencari informasi. Berdasarkan teori uses and gratifications, pengguna secara aktif memilih Media Merdeka karena relevansi dengan kebutuhan mereka. Kendati demikian, kelengkapan konten perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kepuasan pengguna. Penelitian ini memberikan gambaran tentang potensi dan tantangan website Media Merdeka sebagai media informasi di era digital.
This Community Service Activity (PKM) aims to enhance the understanding and skills of farmers regarding the importance of feed supplements in meeting the nutritional needs of ruminant livestock. The activity was conducted at the Sidomulyo IX Farmers Group, Labuhan Ratu IX Village, Labuhan Ratu District, East Lampung Regency. The supplement introduced is in the form of a Herbal Mineral Block (HMB), which is a mineral- and herbal-based feed additive to support the health and productivity of ruminant livestock. The main issue for the partners is the still low level of knowledge among farmers regarding the importance of meeting the mineral needs of livestock. Activities were carried out through socialization, discussions, and training in HMB production so that farmers could understand and apply it independently. The evaluation of the activity shows that out of the total 15 participants who attended the training, most were able to understand and apply the HMB production techniques. The pretest results indicated that before the activity, 80% of the participants were in the category of not understanding and having little understanding of the importance of livestock nutrition fulfillment, the benefits of HMB, and its production techniques. After the activity was conducted, the posttest results showed a significant improvement, with 93.3% of the participants falling into the category of understanding and very understanding. Additionally, the participant satisfaction evaluation shows that all participants (100%) found the activity very beneficial; 86.67% of participants stated that the material presented was very clear; 80% of participants were interested in producing HMB independently; and 93.3% of participants were very satisfied with the implementation of the activity. Some participants also suggested ideas to modify the HMB formulation according to the needs of livestock in their respective areas. The results of this activity show that the extension and demonstration of HMB production are effective in increasing the knowledge, skills, and interest of farmers in utilizing herbal and mineral-based feed supplements as an effort to support the sustainable productivity of ruminant livestock.
Penelitian ini menganalisis bagaimana kampanye Kick Big Soda Out (KBSO) membangun makna, simbol, dan mitos baru terkait hubungan antara industri minuman berpemanis (Big Soda) dan olahraga global menjelang Piala Dunia FIFA 2026. Menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes, penelitian ini mengkaji simbol visual dan narasi kampanye yang bertujuan mendekonstruksi dominasi sponsorship Coca-Cola dalam sepak bola dunia. Objek analisis meliputi simbol kick, kartu merah, kaleng soda, stadion, representasi anak-anak, serta narasi "Kick Big Soda Out" dan "Protect Children's Health". Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye secara sistematis membongkar mitos lama yang mengkonstruksi minuman bersoda sebagai bagian alami dari perayaan olahraga, sekaligus membangun mitos baru yang memposisikan Big Soda sebagai ancaman kesehatan publik yang tidak layak menjadi sponsor olahraga. Kampanye ini menggunakan strategi sportswashing reversal dengan memanfaatkan simbol-simbol sepak bola yang sarat makna, yaitu kartu merah sebagai hukuman, tendangan sebagai penolakan, dan stadion sebagai ruang sakral yang perlu dilindungi. Dekonstruksi ini menggeser citra sponsorship dari praktik komersial yang sah menjadi bentuk tanggung jawab korporasi terhadap krisis kesehatan global.
Media Instagram merupakan salah satu wadah untuk bertukar dan menyebarkan informasi. Salah satu yang dimanfaatkan oleh KSP KOPDIT Mekar Sai adalah sebagai media komunikasi persiasif bagi anak muda agar mau menjadi anggota koperasi. Koperasi sebagai gerakan ekonomi yang tumbuh dari masyarakat, lebih merupakan organisasi swadaya masyarakat yang lahir atas kehendak, kekuatan dan partisipasi masyarakat dalam menentukan tujuan, sasaran kegiatan, serta pelaksanaannya. Keberadaan koperasi sebagai wadah untuk mewujudkan kesejahteraan bersama bagi seluruh rakyat Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengajak anak muda agar mau melakukan simpan pinjam di KSP KOPDIT Mekar Sai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan teori Model Komunikasi Persuasif. Hasil penelitian ini adalah media sosial sangat membantu banyak kegiatan bagi KSP KOPDIT Mekar Sai. Media sosial saat ini, telah banyak membangun kekuatan besar membentuk suatu perilaku dalam berbagai bidang kehidupan manusia dari hal tersebut membuat fungsi media sosial sangat besar. Koperasi Mekar Sai hadir sebagai mitra finansial anak muda yang menjadi anggota. Koperasi Mekar Sai menyediakan berbagai solusi pinjaman yang dirancang khusus untuk setiap kebutuhan unik bagi anggotanya.